Kementerian Sosial Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program Sekolah Rakyat di Kantor Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai akses pendidikan informal yang terintegrasi dengan penguatan kesejahteraan sosial. Langkah ini dilakukan agar anak-anak dari keluarga penerima manfaat tetap mendapatkan pendampingan belajar yang layak.
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Kementerian Sosial, Camat Brondong, dan Kepala Desa Sedayulawas beserta perangkatnya. Selain itu, unsur pelaksana lapangan seperti Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) juga turut mendampingi jalannya acara. Kehadiran para pimpinan dan petugas sosial ini untuk memastikan program dapat diserap langsung oleh target sasaran, yaitu para siswa dan wali murid.
Melalui program Sekolah Rakyat ini, Kementerian Sosial menyediakan wadah belajar tambahan yang berfokus pada pengembangan karakter, keterampilan praktis, dan literasi dasar bagi anak-anak. Manfaat utama bagi masyarakat Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, adalah tersedianya fasilitas edukasi gratis yang dapat membantu meringankan beban belajar anak di luar sekolah formal. Wali murid juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan pendidikan anak demi memutus mata rantai kemiskinan.
Koordinasi antara pihak Kementerian Sosial dengan pemerintah desa dan kecamatan menjadi kunci agar program ini berjalan tepat sasaran. Pendamping PKH dan TKSK di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, memegang peranan penting dalam memetakan anak-anak usia sekolah yang paling membutuhkan program intervensi pendidikan ini. Dengan data yang akurat, fasilitasi ruang belajar di tingkat desa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga setempat.




